Isinya Tentang Lima Panglima Scammer

 


Sekarang pukul 20.47, aku tidak tahu akan menulis ini seberapa lama. Mungkin sebentar, cuman lima menit. Bisa jadi lebih daripada itu, satu jam misalnya. Entah, aku tidak tahu ingin menulis apa. Pasti seperti itu. Ketika ingin menulis, aku selalu tidak tahu apa yang ingin aku tulis. Di dalam otakku, aku selalu berujar, “apa ya?” mirip orang ling-lung.

Barangkali aku ingin membuat sebuah cerita karangan fiktif tidak nyata tentang gadis kecil? Selain itu mungkin aku ingin membuat tulisan mengenai kegiatanku sehari tadi?

Ngomong-ngomong tentang kegiatanku sehari tadi, aku nonton Boboiboy Season 3. Episode melawan Lima Panglima Scammer. Itu loh, lima alien yang terdiri dari Bagaga, Bagugu, Bagigi, Bagogo, dan …, dulu aku menebaknya Bagege, ternyata yang kelima adalah Tom. Aduh, aku tertipu beserta semua penonton Boboiboy saat itu. Menurutku nama dia sudah benar Bagege, tetapi karena Tom adalah penipu/pemalsu nama, maka nama dia yang awalnya Bagege dipalsukan menjadi Tom. Sesimpel itu. Sebuah fan theori ngawur dari saya saja, sih. Di episode itu, Lima Panglima Scammer melawan Boboiboy dan teman-temannya lantaran marah karena baru kali ini Lima Panglima Scammer dan seluruh nenek moyang mereka ditipu. Sosok yang menipu mereka adalah Probe dengan mengatasnamakan Adudu. Probe menipu Wak Bagaga dengan bertingkah bahwa dirinya belum kembali normal, padahal sudah sehat wal afiat. Probe mengancam Wak Bagaga kalau tidak segera mengembalikan pesawat luar angkasa milik Incik Boss, Wak Bagaga akan ditembak eksekusi di tempat. Wak Bagaga takut dan berjanji akan mengembalikan pesawat luar angkasa milik Incik Boss tiga hari kemudian. Pas tiga hari kemudian, setelah kejadian penangkapan kelompok kriminal Rob, Robert, dan Roberto, pesawatnya dikembalikan. Namun, malah diiringi oleh Lima Panglima Scammer.

Lima Panglima Scammer diladeni oleh tim Boboiboy di Bulan. Menurut Yaya, Bulan tempat yang pas karena di sana tidak ada makhluk hidup yang dapat tersakiti akibat pertarungan mereka. Boboiboy dan teman-temannya naik di pesawat angkasa milik Adudu. Setelah adu tembak, pesawat angkasa Lima Panglima Scammer bergabung menjadi MegaBot ScamBot dan pesawat angkasa milik Adudu bertransformasi menjadi SampahBot. Kocak betul, transformasi pesawat angkasa milik Adudu sungguhlah lambat dan sangat cocok untuk ditertawakan. Kejenakaan macam apa ini. Syukurlah, Lima Panglima Scammer dapat dikalahkan sebab ketamakannya. Gopal merubah batuan Bulan menjadi emas berlian sehingga Lima Panglima Scammer tergoda. Mungkin terinspirasi dari kekalahan umat muslim di Perang Uhud. Kalah karena para pemanahnya tidak stay tune di atas gunung, justru turun gunung merampas harta jarahan.

Setelah menonton Boboiboy, aku baca buku novel Pelukis Gurun Pasir. Novel itu hampir selesai, jadi aku kebut sampai halaman terakhir. Alhamdulillah sore tadi sudah tamat. Novel yang bagus, aku jadi tahu sedikit gambaran kehidupan TKI di sana, tepatnya di Zulfi, Arab Saudi.

Selain menonton Boboiboy dan baca novel Pelukis Gurun Pasir, aku pergi mengantar Lek Lupi ke pesantren Al Hidayah, Saragan, Rambeanak, Mungkid Magelang.

Ya, hari yang biasa saja sebenarnya. Cuman ingin kutulis karena aku pada awalnya tidak tahu apa yang akan kutulis. Sekarang jam 21.25. Jadi aku sudah menulis selama 37 menit

See you.

Komentar

Baca Juga